KONDISI PEREKONOMIAN PADA TAHAP PEMERINTAHAN SBY

Posted: March 26, 2014 in Perekonomian Indonesia

KONDISI PEREKONOMIAN PADA MASA PEMERINTAHAN SBY

Pada masa pemerintahan SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) dari pertama beliau menjadi presiden selama 2 periode yaitu tahun 2004-2009 dan tahun 2009-2014 pada saat ini. Sejak awal kepemimpinan Presiden SBY, tugas utama yang menjadi bagian dari tanggung jawab partai memulihkan ekonomi nasional dari cengkraman krisis.

Dalam 10 tahun terakhir terlihat pembangunan di Indonesia mengalami kemajuan yang signifikan seperti pada Pertumbuhan ekonomi, misalnya, pada tahun 1998 minus 13.1 persen. Pada SBY tampil sebagai Presiden, tahun 2004, pertumbuhan ekonomi naik pesat menjadi 5.1 persen. Dan tahun 2008 diproyeksikan sebesar 6,4 persen.

Cadangan devisa yang semula 33.8 miliar dolar AS, pada tahun 2008 naik menjadi 69.1 persen.Tingkat kemiskinan juga terus berkurang. Pada tahun 1998, angka kemiskinan mencapai 24.2 persen. Pada masa awal Presiden SBY, tingkat kemiskinan ini turun menjadi 16.7 persen. Dan pada 2008 tinggal 15.4 persen dari total penduduk Indonesia.

Utang kepada Dana Moneter Internasional (IMF) dipangkas habis pada masa pemerintahan SBY. Lihat saja, pada tahun 1998, utang Indonesia kepada IMF sebesar 9.1 miliar dolar AS. Pada tahun 2006, dua tahun setelah memimpin Indonesia, Presiden SBY berhasil melunasi seluruh utang kita sebesar 7.8 miliar dolar AS.

Pada periode masa kepemimpinan SBY yang kedua pemerintah yang khususnya melalui BI (Bank Indonesia) menetapkan 4 Kebijakan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Negara Indonesia yaitu :

1. BI Rate
2. Nilai Tukar
3. Operasi Moneter
4. Kebijakan makroprudential untuk pengelolaan likuiditas dan makroprudential lalu lintas modal

Dengan kebijakan tersebut pemerintah diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara yang akan berpengaruh pula pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Krisis global yang terjadi pada tahun 2008 semakin membuktikan ketangguhan perekonomian Indonesia. Di saat negara-negara superpower seperti Amerika Serikat dan Jepang berjatuhan, Indonesia justru mampu mencetak pertumbuhan yang positif sebesar 4,5% pada tahun 2009.

Lalu pada tahun 2013 akibat isu tappering, semua Negara-negara emerging market melambat ekonominya bahkan india tumbuh dibawah 4% di Q3. Indonesia malah menunjukan tanda2 recovery seperti ekspor positif, rupiah mulai menguat, investasi meningkat, dan inflasi negative.

Gemilangnya fondasi perekonomian Indonesia direspon dunia internasional dengan menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara pilihan tempat berinvestasi. Dua efeknya yang sangat terasa adalah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai rekor tertingginya sepanjang sejarah dengan berhasil menembus angka 3.800. Bahkan banyak pengamat yang meramalkan sampai akhir tahun ini IHSG akan mampu menembus level 4000.

Indonesia saat ini menjadi ekonomi nomor 17 terbesar di dunia. “Tujuan kami adalah untuk menduduki 10 besar. Kami sangat optimistis karena IMF pun memprediksi ekonomi Indonesia akan mengalahkan Australia dalam waktu kurang dari satu dekade ke depan,” tutur SBY dalam sebuah acara.

Nama   : Muhammad Nurul Jihad Alfalah
Kelas    : 1EB25
NPM     : 25213155
Matkul : Perekonomian Indonesia

sumber :

http://www.nonstop-online.com/2014/03/dipimpin-partai-demokrat-ekonomi-ri-tumbuh-pesat/
http://www.presidenri.go.id/index.php/indikator/
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/04/perekonomian-indonesia-di-era-reformasi/
http://www.kaskus.co.id/thread/5267ab35fbca17f035000006/2x-kena-guncangan-ekonomi-2x-selamat-cuma-sby-yg-bisa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s